SKO Riau Bersinar, Aslim S.Pd Sukses Cetak Atlet Nasional Hingga Internasional

cbcpos.com |

cbcpos.com, Pekanbaru – Sekolah Khusus Olahraga Riau atau yang dikenal sebagai SMA Olahraga Riau terus menunjukkan perkembangan pesat di bawah kepemimpinan Aslim, S.Pd. Berlokasi di Jalan Yos Sudarso, sekolah tersebut kini menjadi salah satu pusat pembinaan atlet muda potensial yang mampu mengharumkan nama Provinsi Riau di tingkat nasional bahkan internasional.

Keberhasilan tersebut disampaikan langsung oleh Aslim kepada awak media di ruang kerjanya pada Jumat (22/5/2026). Ia mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas pelatihan, pembelajaran, serta pola pembinaan atlet di sekolah yang dipimpinnya mulai menunjukkan hasil nyata di berbagai cabang olahraga.

“Alhamdulillah, tingkat keberhasilan dari segi melatih dan pembelajaran terus meningkat. Prestasi anak-anak juga mulai nampak satu per satu di berbagai cabang olahraga. Bahkan siswa yang sebelumnya belum pernah mendapat kesempatan tampil di tingkat nasional, sekarang sudah bisa menembus ajang nasional,dan syukur nya lagi anak kita lolos seleksi timnas futsal tahap pertama , di panggil TC berjalan ke jakarta senin, atas nama m . ibnu syarheza kelas 10 , dan Lima atlit tinju SKO RIAU ke Bangka belitung” ujar Aslim.

Baca Juga  Good News! APBD Pekanbaru Surplus Rp200 Miliar Warga Bangga Pada Walikota

Tak hanya di tingkat nasional, pencapaian yang membanggakan dari cabang olahraga dayung. Pada tahun 2026 ini, salah satu atlet binaan SKO Riau berhasil mendapatkan kesempatan berangkat ke Singapura untuk mengikuti ajang internasional. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan SKO Riau mulai go internasional.

Di bawah kepemimpinan Aslim, sistem pengembangan sekolah olahraga juga terus diperkuat. Salah satunya melalui perubahan pola penerimaan siswa baru yang kini dibagi menjadi dua jalur, yakni siswa berasrama dan siswa mandiri.

Menurut Aslim, langkah tersebut dilakukan demi meningkatkan kualitas pembinaan Atlet secara lebih maksimal dan terarah. Ke depannya, pihak sekolah juga berencana menjalin kerja sama dengan Dispora dan Disdik guna memanfaatkan wisma atlet di kawasan Rumbai sebagai pusat pembinaan siswa.

Baca Juga  Lakukan investigasi untuk langkah sebuah berita yang menyebarkan tanpa konfirmasi ulang.

“Dulu sistem penerimaan siswa berbeda dengan sekarang. Saat ini ada dua item, yaitu siswa berasrama dan siswa mandiri. Rencananya kami bekerja sama dengan Dispora dan Disdik untuk mengisi wisma atlet di Rumbai. Jalur mandiri ini nantinya kita satukan tempatnya, sama-sama diasramakan,” jelasnya.

Aslim menerangkan, perbedaan kedua jalur tersebut hanya terletak pada sistem pembiayaan. Untuk siswa jalur mandiri, biaya ditanggung orang tua, sedangkan siswa berasrama dibiayai oleh Dinas Pendidikan.

“Bedanya hanya di pembiayaan. Yang mandiri dibayar orang tua, sedangkan yang asrama dibiayai Disdik. Wisma atlet itu juga tidak disewakan,” ucapnya.

Saat ditanya mengenai anggaran makan dan minum siswa, Aslim menegaskan hal tersebut bukan menjadi ranah kewenangannya sebagai kepala sekolah.

Baca Juga  Rutan Kelas II B Padang Tingkatkan Pelayanan Berkualitas di Bulan Suci Ramadhan, Kasi YANTAH Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima  

“Kalau masalah anggaran pembiayaan makan dan minum siswa itu bukan ranah saya. Itu Disdik yang lebih berwenang menjawabnya,” pungkasnya.

Dengan sederet prestasi dan terobosan yang dilakukan, kepemimpinan Aslim dinilai berhasil membawa Sekolah Khusus Olahraga Riau semakin bersinar sebagai wadah lahirnya atlet-atlet muda berbakat dari Bumi Lancang Kuning. Dukungan dari berbagai pihak pun diharapkan terus mengalir demi mencetak generasi olahraga Riau yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

 

Tim __ Red