PRESS RELEASE Aksi Demonstrasi Desak Kapolri Copot Kapolres Sijunjung Akan Digelar di Mabes Polri

cbcpos.com |

cbcpos.com, Jakarta – BARA AKSI bersama sejumlah aktivis dan elemen masyarakat Minangkabau akan menggelar aksi demonstrasi di depan Mabes Polri, Jakarta, pada Selasa, 19 Mei 2026. Aksi yang akan dilakukan tersebut merupakan bentuk protes terhadap maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Massa aksi menilai aktivitas tambang ilegal di sejumlah wilayah Sijunjung semakin tidak terkendali dan telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang serius. Selain merusak aliran sungai dan lahan masyarakat, penggunaan alat berat dalam aktivitas PETI juga dinilai memperparah dampak ekologis di kawasan tersebut. Miris nya beberapa hari yang lalu aktifitas PETI telah menelan sebanyak 9 orang penambang.

Baca Juga  Tambang Peti Ilegal Di Sijunjung Memakan Korban Jiwa

Dalam aksi nanti, massa akan menyampaikan beberapa tuntutan utama. Mereka mendesak Kapolri untuk segera mengevaluasi dan mencopot Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah karena dianggap gagal menjalankan tugas pemberantasan tambang ilegal di wilayah hukumnya.

Selain itu, demonstran juga meminta Mabes Polri membentuk tim khusus guna mengusut dugaan keterlibatan oknum aparat yang diduga membekingi aktivitas PETI di Kabupaten Sijunjung.

Koordinator lapangan aksi menyebutkan bahwa demonstrasi akan berlangsung damai dan tetap mengedepankan prosedur hukum serta ketertiban umum. Massa aksi diperkirakan mencapai 150 orang yang berasal dari berbagai elemen aktivis dan masyarakat Minang.

“Kami datang membawa aspirasi masyarakat yang resah atas maraknya tambang ilegal. Kerusakan lingkungan semakin parah, sementara penindakan dinilai tidak maksimal,” ujar Akmal (koordinator lapangan)

Baca Juga  Peri Akri Domo  "Inkonsisten & Efektivitas yang tidak efektif" Memang Bingung Banget. MBG?

Aksi tersebut juga akan membawa isu penyelamatan lingkungan hidup serta penegakan hukum terhadap seluruh aktivitas PETI yang menggunakan alat berat di sejumlah titik di Kabupaten Sijunjung.

Adapun titik aksi dipusatkan di Mabes Polri Jakarta mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Massa aksi diminta mengenakan pakaian berwarna hitam sebagai simbol solidaritas terhadap penyelamatan lingkungan dan penegakan hukum.

BARA AKSI menegaskan bahwa demonstrasi ini merupakan bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap penegakan hukum dan upaya mendorong aparat agar bertindak tegas terhadap aktivitas tambang ilegal yang dinilai semakin meresahkan warga.(tim)